Penilaian ogoh-ogoh STT Tri Puspajati Banjar Lebah tahun ini mengusung tema “Bhisama Kepandean”, yang mengangkat nilai-nilai luhur tentang etika, tanggung jawab, dan kesucian dalam tradisi kepandean. Tim juri dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan hadir untuk menilai secara langsung hasil karya para yowana yang telah bekerja keras mempersiapkan ogoh-ogoh tersebut.
Ogoh-ogoh yang ditampilkan memperlihatkan sosok utama dengan karakter kuat dan ekspresi penuh wibawa, merepresentasikan makna bhisama atau pesan suci yang diwariskan secara turun-temurun. Detail ornamen, properti pendukung, hingga sentuhan warna yang tegas memperkuat nuansa sakral dan filosofis dari tema yang diangkat. Struktur yang kokoh dan komposisi artistik menunjukkan kematangan dalam teknik pengerjaan.
Dalam proses penilaian, tim juri memperhatikan kesesuaian tema dengan nilai budaya, kreativitas visual, teknik pembuatan, serta kemampuan tim dalam mempresentasikan makna karya. Penjelasan dari perwakilan STT Tri Puspajati mengenai filosofi “Bhisama Kepandean” menjadi poin penting yang menegaskan kedalaman konsep ogoh-ogoh tersebut.
Secara keseluruhan, ogoh-ogoh STT Tri Puspajati Banjar Lebah mendapat apresiasi atas keberanian mengangkat tema yang sarat makna spiritual dan tradisi, sekaligus menunjukkan komitmen generasi muda dalam melestarikan warisan budaya Bali melalui karya seni yang inovatif dan bermakna.

