Pura beji terletak disebelah barat Banjar Carik. Asal mula pura berdiri karena terdapat sumber air di bawah pura yang dianggap sebagai sumber kehidupan dan dianggap sakral oleh penduduk Desa Tista. Sumber air ini dari dulu sampai sekarang dipergunakan untuk keperluan religi seperti menyucikan pertima, arca, peralatan pura sebelum diupacarai. Dipergunakan juga untuk keperluan mandi, cucidan minum. Pura Beji dibagi menjadi tiga tempat yaitu :

1. Dipergunakan untuk tempat keagamaan.

2. Dipergunakan untuk tempat khusus mandi perempuan dan laki laki.

3. Dibawah pura terdapat goa yang memiliki sumber air sehingga dibuat bak air yang dipergunakan sebagai penampung air tersebut.

 

Areal tanah yang digunakan untuk membangun pura tersebut adalah milik sekelompok keluarga yang mempunyai tanggung jawab penuh untuk memelihara, menjaga clan membersihkan pura tersebut. Namun, semua banjar diberikan untuk ikut maturan dengan menghanturkan punia sesuai kemampuan. Setiap ada upacara adat seperti odalan, ada kewajiban dan setiap banjar untuk ngayah (berpartisipasi) mempersembahkan Tarian Andir. Disekitar areal Pura Beji terdapat harapan sawah yang indah dan sangat cocok dikunjungi pagi hari karena pada pagi hari biasa menikmati embun dan sunrise point. Hingga sekarang fungsi pura tersebut tetap menjadi 2 bagian, yakni

1. Sebagai sumber air yang dianggap sebagai sumber kehidupan karena digunakan untuk keperluan religi

2. Sebagai sumber untuk keperluan sehari-hari

No Comments

Post A Comment